Pernahkah Anda mendengar tentang strategi hedging? Pada dasarnya, hedging merupakan langkah membuka atau menahan dua posisi berlawanan dalam waktu yang sama. Karena fleksibilitasnya, strategi hedging cukup banyak diminati trader. Namun ternyata, ada beberapa broker yang membatasi atau bahkan melarang hedging. Karena itu, artikel ini akan mengupas daftar broker terbaik untuk hedging.

 

Broker Terbaik Untuk Hedging

 

Mengapa Strategi Hedging Dilarang?

Pembatasan dan larangan terhadap strategi hedging sebenarnya bermula dari penerapannya yang dianggap berisiko. Dengan membuka dua posisi di arah berlawanan (buy dan sell sekaligus), Anda sebenarnya tidak akan mendapat keuntungan apapun apabila menempatkan keduanya di pair dan dalam waktu yang sama.


Misalnya saja, keuntungan dari buy EUR/USD misalnya, akan tertutupi dengan kerugian dari posisi sell mata uang tersebut. Belum lagi, ada risiko tambahan dari biaya Swap apabila Anda menahan kedua posisi sampai di sesi trading hari berikutnya. Dari sisi broker pun, strategi hedging dianggap kurang baik, karena konon bisa mengacaukan manajemen risiko broker.


 Walaupun sudah diketahui berisiko tinggi, nyatanya hingga saat ini, baru CFTC (Commodity Futures Trading Commission) dan NFA (National Futures Association) dari AS yang benar-benar melarang strategi hedging dalam satu pair. Karena itu, broker-broker yang melarang hedging hanyalah mereka yang teregulasi di AS. Di luar itu, tak ada larangan bagi trader di broker non-AS untuk melakukan hedging.

 

Broker teregulasi AS tidak memperbolehkan hedging

(Baca juga: Daftar Broker Forex Teregulasi Amerika Serikat)


Namun demikian, bukan berarti broker-broker yang tidak teregulasi di AS bisa melenggangkan trader untuk menerapkan hedging tanpa batasan apapun. Faktanya, ada pula beberapa broker yang dalam beberapa kasus memberlakukan aturan tertentu untuk hedging. Hal ini biasanya tidak berkaitan dengan standar regulator, tapi lebih berasal dari kebijakan broker itu sendiri.

Salah satu broker forex dengan ketentuan khusus untuk hedging adalah FirewoodFX. Broker yang didirikan pada tahun 2014 tersebut secara umum memperbolehkan hedging, tapi tidak memperkenankan penggunaannya untuk trader yang terdaftar di program bonus.

 

Bagaimana Cara Menentukan Broker Terbaik Untuk Hedging?

Melihat kondisi di atas, tentunya Anda tidak bisa memilih sembarang broker jika ingin menggunakan strategi hedging. Selain memperhatikan regulasi dan kebijakan broker, ada 5 komponen teknis lain yang perlu Anda perhitungkan:

1. Spread

Karena strategi hedging berprinsip membuka 2 posisi di arah berlawanan, maka Anda akan mendapat dua kali spread untuk satu rencana trading yang diplot dengan hedging. Selain itu, tak menutup kemungkinan hedging Anda akan berlipat menjadi lebih dari 2 posisi. Karena itu, sebaiknya pilih broker dengan spread rendah, maksimal 2 pips untuk standar trading EUR/USD. Akan lebih baik lagi jika broker Anda bisa menyediakan Zero Spread.

 

2. Eksekusi Trading

Jika Anda menggunakan hedging untuk membatasi risiko atau menambah keuntungan, maka ketepatan dan kecepatan eksekusi adalah hal mutlak yang perlu ada di broker Anda. Oleh karena itu, kondisi minim Slippage dan No Requote merupakan prioritas utama saat memilih broker terbaik untuk hedging.

 

3. Kuotasi Harga

Untuk meminimalkan biaya spread, kuotasi harga 5 digit lebih difavoritkan ketimbang kuotasi 4 digit. Hal ini karena di model lama 4 digit, Anda hanya akan mendapat spread bulat 1 pip, 2 pip, 3 pip, dst. Sementara di 5 digit, spread bisa bervariasi mulai dari 0.1 pip, 1.5 pip, 1.8 pip, dst.

 

kuotasi harga 5 digit untuk hedging

(Baca juga: Daftar Broker Forex Dengan Presisi Harga 5 Digit)

 

Hal ini tentu bisa memberi pilihan lebih banyak bagi broker untuk menetapkan spread sesuai pergerakan aktual harga, sehingga tidak ada pembulatan spread ke bawah (yang bisa merugikan broker) maupun ke atas (yang tentunya merugikan trader).

 

4. Swap Free

Seperti yang telah disinggung di atas, biaya Swap bisa menjadi beban tambahan jika posisi-posisi hedging Anda tertahan sampai di hari trading berikutnya. Karena itu, akan lebih baik jika Anda bisa memilih broker yang memiliki fasilitas Swap Free. Namun perhatikan juga bahwa kebijakan Swap Free di setiap broker berbeda-beda. Ada yang memberlakukannya secara otomatis, ada pula yang membutuhkan verifikasi dokumen lebih lanjut.

 

5. Platform Trading

Strategi hedging pada awalnya sama sekali tidak bisa dilakukan di MT5 (MetaTrader 5). Namun dengan seiring berjalannya waktu, banyak juga broker penyedia MT5 yang mengoperasikan platform ini dalam mode hedging. Meski demikian, ada baiknya Anda tetap memilih platform MT4 yang sedari awal sudah fleksibel dengan strategi hedging.

Karena penggunaan MT5 akan semakin digalakkan untuk menggeser MT4 di masa depan, maka Anda bisa berkonsultasi ke broker, untuk mengetahui komitmen mereka dalam mempertahankan penggunaan MT4 bagi trader yang enggan bertransisi ke MT5.

 

10 Broker Terbaik Untuk Hedging

Berikut ini adalah 10 contoh broker forex yang memenuhi 5 kriteria di atas, untuk bisa dikatakan sebagai pilihan ideal atau broker terbaik untuk hedging:

1. FBS

Broker FBS teregulasi CySEC Siprus dan IFSC Belize, selain itu, tidak ada batasan mengenai hedging di sebagian besar kondisi tradingnya. Dengan spread minimal 0.5 pips di akun standar, broker yang memiliki basis klien besar di Indonesia ini memiliki fitur Swap Free tanpa syarat dan ketentuan lanjutan.

 

Hedging di broker FBS

(Daftar akun FBS di sini)

 

Dalam keterangan di situs resminya, broker FBS menyatakan jika eksekusi yang disuguhkan ke trader adalah jenis eksekusi market. Sementara itu, platform trading terdiri dari pilihan MT4, MT5, dan WebTrader. Anda bisa memilih trading di MT4 jika ingin memaksimalkan strategi hedging di FBS

 

2. Exness

Exness merupakan salah satu broker forex yang memperbolehkan hedging dan sudah teregulasi CySEC juga FCA Inggris. Spread paling rendah di broker ini ada di kisaran 0.1 pip, dengan jenis eksekusi market di semua kondisi trading kecuali akun cent.

 

Hedging di broker Exness

(Daftar akun Exness di sini)


Fasilitas Swap Free Exness diberikan secara otomatis untuk trader-trader di negara Muslim, sehingga Anda tak perlu repot-repot mengirimkan permintaan terlebih dulu ke broker. Sama seperti FBS, Exness juga menjembatani trading klien dengan pilihan platform MT4, MT5, dan WebTrader.

 

3. XM

Selain menjangkau semua kalangan trader, broker XM sudah terdaftar di berbagai badan regulasi, termasuk FCA dan ASIC Australia. Untuk trader XM Indonesia, layanan yang tersedia sudah teregulasi di IFSC Belize. XM menawarkan keringanan trading dengan spread minimal 1 pip dan eksekusi market. Broker ini juga identik dengan jargon No Requote yang diusungnya, sehingga cukup ideal sebagai salah satu broker terbaik untuk hedging.

 

Hedging di broker XM

(Daftar akun XM di sini)

 

Dengan pilihan platform MT4, MT5, dan WebTrader yang disediakannya, XM menawarkan fasilitas Swap Free khusus untuk trader Muslim. Sehingga apabila Anda ingin mendapatkan fitur tersebut, maka bisa mengikuti prosedur XM untuk melakukan verifikasi identitas lebih lanjut.

 

4. OctaFX

Broker OctaFX secara jelas menyatakan tidak ada larangan untuk hedging. Teregulasi di St. Vincent and the Grenadines juga FCA Inggris, broker ini memiliki kondisi spread 0.4 pip dengan eksekusi market di semua akun.

 

Hedging di broker OctaFX

 

Selain MT4, MT5, dan WebTrader, OctaFX juga menawarkan alternatif platform cTrader. Swap Free bisa didapatkan di broker ini jika Anda mencentang opsi yang tersedia saat mengisi form pendaftaran akun. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa OctaFX mengganti Swap dengan komisi tetap, jadi Anda kemungkinan tetap dikenai biaya untuk posisi menginap. Bedanya, besaran tersebut tidak akan berubah-ubah mengikuti Rate mata uang yang Anda tradingkan.

 

5. IC Markets

IC Markets merupakan broker forex teregulasi ASIC yang memperkenankan strategi hedging. Variasi platform trading broker ini meliputi MT4, MT5, cTrader, dan WebTrader. Untuk bisa mengaktifkan fasilitas Swap Free, Anda hanya perlu mengajukan permintaan via email dan mengikuti petunjuk berikutnya. Karena fitur ini hanya ditawarkan untuk trader Muslim, maka tentu ada tahap verifikasi lanjutan.

 

Hedging di broker IC Markets


Spread minimal di IC Markets menjangkau 1.0 pips, dengan eksekusi market yang bisa didapatkan di akun manapun. Jika Anda tertarik membuka akun di broker ini, bisa mengikuti panduan daftar IC Markets di sini.

 

6. Alpari

Broker Alpari bisa menawarkan spread mulai 0.1 pips dan eksekusi market (khusus di akun ecn.mt4, pro.ecn.mt4, dan ecn.mt5) untuk menunjang strategi hedging Anda. Broker pelopor layanan PAMM ini juga masih menyediakan platform MT4 di samping MT5.

 

Hedging di broker Alpari


Sayangnya, fitur Swap Free hanya tersedia di akun ecn.mt4. Jadi apabila Anda berminat membuka akun di broker yang teregulasi IFSC Belize dan St. Vincent and the Grenadines ini, sebaiknya pilih akun ecn.mt4 agar strategi hedging Anda bisa berjalan maksimal.

 

7. JustForex

JustForex membuka kesempatan secara khusus bagi trader Muslim untuk menikmati layanan Swap Free. Kemudahan itu didukung dengan spread mulai 0.1 pips dan eksekusi market. Karena belum menyediakan MT5, maka satu-satunya platform yang bisa Anda akses untuk trading di broker ini adalah JustForex.

 

Hedging di broker JustForex


Teregulasi di IFSC Belize, JustForex berdiri sejak tahun 2012 dan cukup berkomitmen untuk mempenetrasi pasar Indonesia. Salah satu buktinya terlihat dari kemudahan deposit withdrawal melalui bank lokal yang sudah tersedia di broker ini.

 

8. FXOpen

Dengan regulasi ASIC dan FCA, FXOpen bisa menjadi broker selanjutnya yang ideal untuk mendukung strategi hedging Anda. Broker ini bahkan bisa menyediakan akun serendah 0 pip di akun ECN, dan eksekusi market di hampir semua akun.

 

Hedging di FXOpen


Sama seperti JustForex, broker ini hanya menyediakan MT4 sebagai pilihan platform trading. Untuk fasilitas Swap Free, FXOpen hanya menyediakannya bagi trader Muslim, dan akan mengganti bunga swap dengan komisi tetap.

 

9. ThinkMarkets

Broker Australia ini merupakan salah satu broker terbaik untuk hedging yang bernaung di bawahnya. Teregulasi ASIC, ThinkMarkets menyediakan kemudahan trading dengan spread 0.4 pip dan eksekusi market. Broker ini menawarkan pilihan platform MT4 dan Trade Interceptor, suatu platform in-house yang seluk beluknya bisa Anda simak di sini.

 

Hedging di broker ThinkMarkets


Untuk memfasilitasi trader Muslim yang menginginkan Swap Free, ThinkMarkets membuka akun Islami khusus yang bisa didapatkan setelah mengirim permintaan via email. Selain forex dan beberapa aset CFD tipikal, ThinkMarkets juga menyuguhkan layanan trading dengan mata uang kripto.

 

10. RoboForex

Broker RoboForex tidak membatasi strategi hedging dan menyediakan keringanan spread mulai 1.3 pip. Akan tetapi, eksekusi market hanya bisa didapatkan di akun-akun tertentu, yakni Pro-Standard, ECN, Prime, dan Pro-cent.

 

Hedging di broker RoboForex


Broker teregulasi IFSC Belize ini menyajikan opsi platform yang cukup beragam, yakni MT4, MT5, WebTrader, dan cTrader. Swap Free bisa Anda peroleh setelah menghubungi Live Support broker. Sama seperti FXOpen, RoboForex hanya menawarkan Swap Free untuk trader Muslim dan mengganti bunga swap dengan komisi tetap.



Selain hedging, strategi trading lain yang kerap dibatasi penggunaannya adalah scalping. Mengapa bisa demikian dan broker apa saja yang kondisi tradingnya cocok untuk scalping? Simak ulasannya di Broker Forex Yang Memperbolehkan Scalping.