Pernahkah Anda bertanya-tanya, dari mana dana pemerintah yang digunakan untuk membangun jalan raya dan berbagai infrastruktur lainnya? Selain pajak, pemerintah juga mendapatkan dana dari sumber pinjaman (utang). Pinjaman ini bisa bersumber dari luar negeri (asing) maupun warga Indonesia sendiri. Anda juga bisa menjadi kreditor pemerintah dengan cara investasi obligasi. Selain turut berkontribusi dalam pembangunan, Anda pun bisa mendapatkan keuntungan cukup besar. Namun, bagaimana caranya? Nah, dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai 3 cara investasi obligasi yang dapat dilakukan dengan modal sekecil 1 juta rupiah atau bahkan lebih rendah lagi.

3 Cara Investasi Obligasi

 

1. Cara Investasi Obligasi Melalui Perusahaan Sekuritas dan Bank

Apabila Anda sudah memiliki rekening investasi di perusahaan sekuritas yang memiliki divisi fixed income, maka bisa langsung mengajukan request untuk membuka rekening obligasi. Setelah itu, langkah-langkahnya:

Bagaimana jika tidak punya rekening investasi di perusahaan sekuritas? Anda bisa mendaftar untuk membuka rekening semacam itu. Atau, apabila Anda tak tertarik berurusan dengan perusahan sekuritas, maka bisa menghubungi bank.

Bank umum nasional seperti Bank Mandiri, BNI, dan lain sebagainya juga sering berperan sebagai agen penjualan obligasi. Cukup sampaikan keinginan untuk memesan obligasi kepada Customer Service (CS) bank favorit Anda. Niscaya ia akan memberikan petunjuk mengenai prosedur cara investasi obligasi melalui bank-nya.

 

2. Cara Investasi Obligasi Melalui Agen Penjualan Online

Di era internet ini, apa sih yang tidak tersedia secara online? Trading saham bisa online, langganan reksa dana pun sudah online. Demikian pula, cara investasi obligasi tak harus secara offline seperti tertuang pada poin pertama.

Banyak perusahaan teknologi finansial (tekfin), perusahaan sekuritas, dan bank yang mulai merambah penjualan obligasi online. Pemesanan bahkan bukan hanya bisa dilakukan melalui website, melainkan juga aplikasi khusus investasi. Sebagai contoh, Anda dapat mengunduh aplikasi Tanamduit di Playstore, lalu mendaftarkan diri secara online. Selanjutnya:

Cara investasi obligasi yang satu ini bisa diselesaikan hanya dengan klik-klik ponsel saja. Kelak, imbal hasil berkala dan dana pokok akan dikirim secara otomatis sesuai schedule ke rekening bank yang Anda berikan.

 

3. Cara Investasi Obligasi Tidak Langsung via Reksa Dana

Kedua cara investasi obligasi di atas dapat ditempuh apabila Anda punya persediaan dana minimal 1 juta. Namun, bagaimana jika budget investasi pas-pasan? Solusinya, reksa dana pendapatan tetap.

Reksa dana pendapatan tetap merupakan jenis reksa dana yang menginvestasikan minimal 80 persen asetnya dalam bentuk obligasi. Karena prinsip reksa dana berbasis pada penghimpunan dana masyarakat yang kemudian baru dialokasikan pada aset investasi tertentu, maka seakan-akan Anda melakukan iuran bersama banyak orang lain untuk membeli obligasi tersebut. Modal awal yang dibutuhkan pun tentu lebih rendah. Bahkan, saat ini Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan modal minimal hanya 10 ribu rupiah saja.

Bagaimana langkah-langkahnya? Unduh saja aplikasi investasi online seperti Investree, Bareksa, Tanamduit, Ipotgo, dan sejenisnya. Ikuti prosedur pendaftaran yang tercantum di dalamnya. Setelah pendaftaran rekening Anda diverifikasi, Anda bisa langsung memilih diantara belasan hingga puluhan produk reksa dana.