Sudah bukan rahasia lagi bahwa investasi menjadi salah satu cara yang difavoritkan banyak orang untuk memelihara harta dan mengelola uang yang dimilikinya. Mungkin termasuk Anda yang tertarik dengan investasi. Banyak jenis produk yang dapat dipilih untuk investasi. Hal tersebut dapat disesuaikan dengan selera masing-masing. Ada yang bilang kalau produk investasi paling aman dan juga menguntungkan adalah emas dan mata uang asing (forex), ada pula yang lebih menyukai investasi saham. Terutama bagi Anda yang baru saja terjun ke dunia bisnis dan investasi, mungkin lebih suka dengan saham.

bursa saham

Nah, bagi yang tertarik akan melakukan investasi saham, Anda sebaiknya mengetahui terlebih dulu mengenai jenis-jenis saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sehingga Anda tidak salah pilih saham dan tentu saja bisa membantu Anda dalam mengelola keuangan. Saham-saham yang terdaftar di BEI memiliki banyak jenis. Dalam artikel kali ini, kami membahas jenis investasi saham berdasarkan kinerja perdagangan yang terbagi menjadi lima seperti berikut ini.

 

1. Income Stocks

Kategori saham yang pertama dalam pembahasan ini adalah income stock. Saham yang masuk ke dalam jenis ini memiliki keunggulan dalam kemampuan membayar dividen lebih tinggi, jika dibandingkan dengan rata-rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya.

Selain itu, emiten yang tergabung dalam kategori ini juga memiliki kemampuan menciptakan pendapatan yang lebih tinggi dan stabil serta outlook finansial yang lebih solid. Karena beberapa kelebihan itu, saham-saham income stock menjadi salah satu emiten yang secara konsisten difavoritkan oleh para investor. Di Indonesia, jenis saham ini banyak ditemukan pada perusahaan "plat merah" yang sudah berdiri sejak lama. Hal tersebut dikarenakan saham dari BUMN juga memiliki kewajiban melakukan pembagian dividen kepada negara secara rutin. Namun, ada pula beberapa saham umum yang masuk dalam kategori yang dividennya mengalami peningkatan setiap tahun.

 

2. Blue Chip Stocks

Investasi saham selanjutnya yang dapat dilihat dari segi kinerja perdagangan, yaitu blue chip. Jenis saham ini paling populer dan banyak diburu oleh investor karena perusahaan yang tergabung dalam kategori ini memiliki reputasi tinggi sebagai petinggi di industrinya. Hal tersebut dikarenakan adanya pendapatan yang stabil dan konsisten dalam pembayaran dividen ke pemegang saham. Perusahaan-perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar yang cukup besar (triliun) sehingga akan lebih sulit melakukan manipulasi harga.

Blue chip juga masuk ke dalam jenis investasi saham yang mudah didapatkan karena beberapa di antaranya menawarkan dengan harga cukup terjangkau. Sehingga blue chip menjadi saham yang paling difavoritkan banyak orang.

saham blue chip(Baca juga: Ciri-Ciri Saham Yang Menguntungkan Untuk Jangka Panjang)

 

3. Well-Known

Serupa dengan blue chip, saham well-known memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi sebagai petinggi dalam sektor sejenis. Sehingga para petinggi tersebut terkenal bukan hanya saham yang dimiliki saja, melainkan sebagai perusahaan yang mempunyai reputasi yang bagus. Bagi mereka yang mengambil saham berjenis well-known, tentunya investasi yang dilakukan tidak akan main-main. Sebab itu, jenis saham yang satu ini memang agak jarang ditemukan di perusahaan kecil atau kurang terkenal.

 

4. Lesser-Known

Jenis ke empat yang bisa Anda kenali adalah lesser-known. Emiten yang tergabung dalam kategori ini bukanlah petinggi dari industrinya, namun tetap memiliki ciri-ciri growth stock. Biasanya merupakan saham dari emiten daerah dan kurang populer sehingga kurang diminati oleh investor.

 

5. Speculative Stocks

Jika Anda memilih berinvestasi dalam saham jenis speculative, maka Anda harus memperhatikan risiko tinggi yang dimilikinya. Tidak hanya berpotensi mengancam modal, namun juga memberikan pengaruh terhadap profil Anda sebagai investor di bursa saham. Mengapa? Karena saham-saham yang tergabung dalam jenis ini berpotensi menghasilkan laba yang cukup tinggi di masa mendatang. Namun, perolehan laba yang diraup oleh investor dapat dikatakan tidak konsisten, peluang kerugian juga besar.

 

Kami berharap penjelasan dari jenis-jenis saham di atas dapat membantu Anda dalam trading saham. Anda dapat memilih emiten sesuai dengan selera, tentu saja dengan memperhatikan faktor risiko serta analisis teknikal dan fundamental yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan. Ringkasan dalam kategori saham berdasarkan kinerja perdagangannya dapat dilihat dalam gambar di bawah ini.

infografis jenis investasi saham

 

Setelah membaca artikel di atas, kini Anda sudah dapat menentukan saham-saham mana saja yang cocok untuk investasi Anda. Langkah selanjutnya untuk berinvestasi saham adalah melakukan pendaftaran di sekuritas-sekuritas di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia. Anda hanya perlu mengikuti peraturan dari masing-masing sekuritas, barulah Anda memiliki saham dari emiten yang sudah dipilih.