Berita Emiten

Pembukaan IHSG pada perdagangan Kamis (03/Oktober) menyentuh angka 6,033.03. Terjadi penurunan IHSG akibat banyaknya harga saham yang merosot, seperti terlihat pada saham PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) yang merupakan emiten dengan banyak suporter Bali United.

Setelah berhasil mengalahkan tim Kalteng Putra, keadaan Bali United kokoh di puncak klasemen dengan perolehan 48 poin. Hal tersebut kian menarik banyak suporter untuk mendukung segala macam yang berhubungan dengan Bali United, termasuk melakukan investasi ke saham BOLA.

saham bola

Namun sayangnya, minat pasar yang meningkat tersebut tidak sejalan dengan pergerakan harga saham BOLA, yang cenderung fluktuatif dalam area Rp350-Rp380. Karena itu, investor sebaiknya menunggu dulu sebelum melakukan aksi beli, sesuai dengan analisis teknikal sebagai berikut. 

 

Analisis Teknikal

Saham BOLA bergerak dalam kondisi fluktuatif. Harga saham BOLA terlihat mengalami penuruan sementara dan kembali naik hingga beberapa hari ke depan. Berdasarkan grafik di bawah ini, dengan menggunakan indikator Pivot Points yang mendekati garis Support 1.

analisis teknikal saham bola

Hasil analisis teknikal ini memberikan kesimpulan, Rekomendasi: HOLD (Rp340-Rp350)