Halo rekan-rekan trader dan investor di seluruh Indonesia, apa kabar? Senang sekali rasanya bisa kembali berbagi informasi dengan sobat semua. Kali ini kita akan membahas tentang cara beli saham dengan margin alias sistem kredit jangka panjang. Ya, sobat tidak salah membaca judul dari artikel ini. Saham juga bisa dibeli dengan cara kredit, penasaran ingin tahu lebih dalam? Yuk kita simak dulu tulisan berikut ini.

leverage dan trading saham dengan margin

(Baca Juga:Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex)

Jika sobat menjalankan sebuah usaha, apakah yang paling sering menjadi kendala? Modal! Jika modal kurang, ekspansi bisnis menjadi lebih lambat dikarenakan stok yang dapat kita sediakan untuk pelanggan menjadi terbatas sehingga profit yang akan kita peroleh menjadi lebih kecil. Solusinya yaitu dengan mengajukan pinjaman modal.

Di dunia pasar modal, pinjaman modal tersebut dikenal dengan istilah Leverage. Sobat yang sudah lama menggeluti dunia forex, tentunya sudah tidak asing lagi dengan istilah tersebut. Leverage merupakan "daya pengungkit" modal, kita mengambil sedikit contoh dari forex. Besaran leverage pada forex beraneka ragam, mulai dari 1:1, 1:10, 1:100 dan sebagainya.

Misalkan saja jika sobat menggunakan leverage 1:100 dari total modal 1,000 USD, maka kekuatan modal yang sobat miliki sebesar 100,000 USD untuk melakukan transaksi jual dan beli. Transaksi dengan jenis ini dikenal dengan istilah margin trading.

Tidak jauh berbeda dengan sistem leverage pada forex, sekuritas juga menyediakan leverage memudahkan beli saham dengan margin. Besaran leverage yang disediakan bervariasi tergantung dari perusahaan sekuritas, mulai dari 1:2 kali total nilai aset hingga 1:15 dari total nilai aset. Untuk lebih mudahnya, perhatikan contoh berikut ini:

Andi memiliki modal sebesar Rp 200,000,000 di dalam rekening sahamnya. Pada saat yang bersamaan, dia melihat saham yang sangat potensial untuk dibeli. Dia ingin memborong saham tersebut dalam jumlah yang sangat besar, namun dana yang dimiliki terbatas hanya Rp 200,000,000. Akhirnya dia menghubungi perusahaan sekuritas dan meminta limitnya dinaikkan, agar dapat membeli saham senilai Rp 400,000,000 (leverage 1:2).

Untuk setiap transaksi margin trading saham, sobat akan dikenakan fee dan bunga yang memiliki jangka waktu hingga satu tahun. Besaran fee dan bunga berbeda-beda dan dapat dikonsultasikan dengan perusahaan sekuritas yang bersangkutan.

Kita mengambil contoh dari Mandiri Sekuritas dan Phillip Sekuritas. Pada Mandiri Sekuritas, penetapan limit margin yang dapat digunakan yaitu sebesar 2 kali aset, bunga/tahun sebesar 18%-23%, fee untuk transaksi beli 0.18%, sedangkan fee untuk transaksi jual sebesar 0.28%. Sedangkan Phillip Sekuritas menetapkan limit margin hingga Rp 500,000,000 dengan bunga 16% per tahun. Untuk fee pembelian ditetapkan sebesar 0.18%, fee penjualan ditetapkan sebesar 0.28%.

 

Apa Yang Perlu Diperhatikan Saat Beli Saham Dengan Margin?

Penting untuk diketahui, bahwa tidak semua saham dapat ditransaksikan dengan menggunakan fasilitas margin trading. Setiap bulannya terdapat beberapa saham yang masuk di dalam daftar transaksi saham yang dapat diperdagangkan secara margin.

Pada bulan Mei 2019, terdapat 12 saham baru yang masuk ke dalam daftar saham yang dapat ditransaksikan dengan menggunakan fasilitas margin atau shortsell. Hal ini tercantum dalam pengumuman BEI No. Peng-00103/BEI.POP/04-2019 yang bisa didownload di situs IDX. Di sisi lain, leverage ibaratnya seperti pedang bermata dua, yang jika digunakan dengan bijak dapat melindungi pemiliknya. Namun jika penggunaannya salah, justru dapat melukai pemiliknya.

Artinya, transaksi margin tidak cocok untuk semua orang. Jika terjadi kesalahan analisa pada saat sobat memborong saham dengan menggunakan fasilitas margin dan ternyata harga berbalik sehingga menimbulkan kerugian, sobat tetap harus menyetorkan modal dan bunga yang telah disepakati dengan pihak sekuritas. Dalam hal ini, kerugian yang ditanggung menjadi lebih besar. Solusi lainnya, sobat bisa memutar otak untuk tetap trading saham walau dengan modal terbatas.

margin trading di saham

(Baca Juga: Cara Main Saham Dengan Modal Kecil)

Oleh karena itu, pikirkan terlebih dahulu secara bijak apakah fasilitas margin trading cocok atau tidak bagi sobat. Sebaiknya, siapkan dana yang memadai untuk bertransaksi, namun jika tidak sobat dapat menggunakan fasilitas ini dengan catatan sobat paham dan siap dengan potensi resiko yang dapat ditimbulkan dari aktivitas margin.

 

Pastikan sobat membuat trading plan dengan baik dan bertransaksilah dengan bijak! Untuk mengetahui harga saham yang sedang murah tapi tak murahan, pelajari juga cara menganalisanya menggunakan analisa fundamental.