Cara trading scalping, yang banyak diartikan sebagai teknik jangka pendek dengan target pips rendah adalah salah satu metode trading yang populer di kalangan trader. Hal ini tidak lain dikarenakan oleh kemungkinan untuk meraih profit nyata dalam waktu yang singkat.

Trader hanya membuka posisi dalam hitungan menit dan segera mengambil profit lalu kembali membuka posisi baru dengan cara yang sama. Sehingga, trader bisa mengumpulkan pundi-pundi keuntungan tanpa perlu berlama-lama menggeluti analisa dan menunggu posisi terfloating secara tidak pasti.

Salah satu tujuan utama dari teknik scalping adalah untuk memanfaatkan pergerakan harga terkecil. Para scalper (trader yang hobi melakukan scalping) meyakini bahwa setiap pergerakan harga memiliki peluang yang bisa dimanfaatkan. Oleh karena itu, scalper bisa melihat peluang pada pergerakan macam apapun, bahkan ketika harga berada dalam kondisi sideways atau saat pasar sedang sepi sekalipun.

Scalper biasanya memiliki target profit harian, sehingga tidak heran jika mereka bisa membuka banyak posisi dalam 1 hari. Karena tuntutan itulah scalping sebenarnya paling cocok diterapkan untuk trader agresif yang menyukai tantangan, serta bisa mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam bertransaksi. Para scalper juga seharusnya memiliki strategi dan tetap trading berdasarkan sinyal, agar tidak terpicu untuk sembarangan membuka posisi yang bersifat spekulatif.

 

Kondisi Trading Untuk Scalping

Untuk memaksimalkan performa dan mengimbangi aktivitas trading, para scalper umumnya mencari broker dengan kondisi trading yang sesuai dengan cara trading mereka. Beberapa kondisi tersebut diantaranya adalah:

  1. Memperbolehkan scalping
  2. Waktu eksekusi order yang singkat
  3. Memiliki spread rendah

Diperbolehkannya scalping menjadi salah satu fitur yang pertama kali diamati oleh para scalper saat mencari broker. Tidak semua broker forex mengizinkan trader untuk menerapkan cara scalping, dan beberapa yang memperbolehkan justru menerapkan syarat khusus atau memonitor kegiatan scalper secara eksklusif. Kecepatan waktu eksekusi order di sisi lain juga sangat dibutuhkan oleh scalper karena mereka perlu membuka dan menutup posisi trading dengan cepat dan tepat. Eksekusi order yang mengalami keterlambatan bisa mengacaukan strategi trading dengan metode scalping.

Sementara itu, angka spread yang rendah penting untuk meminimalisir biaya trading. Spread trading memang tidak seberapa banyak dan tidak akan terlalu terasa efeknya jika trader meraup profit dalam jumlah yang banyak. Namun bagi para scalper yang hanya menargetkan sedikit profit dan perlu membuka banyak posisi, tentu akan sangat terbebani dengan jumlah spread. Maka dari itu, spread rendah juga menjadi kondisi trading yang diutamakan oleh para scalper.

 

Daftar Broker Yang Memperbolehkan Scalping

Saat ini, ada banyak broker yang sudah menyediakan fitur-fitur trading untuk mempermudah scalper. Dari semua broker yang memenuhi kondisi trading di atas, berikut adalah daftar dari 10 broker forex yang mendukung penggunaan teknik scalping.

 

1. InstaForex

Broker InstaForex memperbolehkan scalping dengan persyaratan tertentu. Terdapat batasan waktu minimum 5 menit bagi trader untuk menahan open posisinya. Sehingga apabila trader melakukan penutupan pada suatu posisi trading yang baru berjalan kurang dari 5 menit, profit yang dihasilkannya akan dianulir oleh pihak InstaForex. Meski mendapat batasan dalam hal periode open posisi, trader tetap mendapat keuntungan lebih di bidang eksekusi order.

InstaForex menegaskan tentang komitmennya dalam menyediakan kondisi trading terbaik untuk tradernya. Dari beberapa komponen yang disebutkan, tampak bahwa setiap instrumen trading di InstaForex dapat diperdagangkan dengan teknologi eksekusi instan (instant execution), yang memungkinkan trader untuk membuka posisi pada harga streaming yang diinginkan, tanpa perlu menunggu permintaan quote. Akan tetapi, spread InstaForex terbilang tinggi untuk kebutuhan para scalper. Spread minimal pada akun Standard mencapai 3 pips, sementara untuk akun zero spread (Eurica) terdapat komisi mulai dari 0.03%.

Trader yang tertarik untuk membuka akun di broker ini, bisa memulai proses registrasi sesuai panduan daftar InstaForex. Ada pula kesempatan untuk meraih rebate InstaForex 1 pips dan deposit serta withrawal dengan rate kompetitif bagi trader yang melakukan registrasi via link referral Sentraegold.

 

2. FBS

Broker FBS seringkali disebut sebagai salah satu broker forex terbaik untuk scalping. Julukan tersebut cukup wajar disematkan pada broker tersebut mengingat kebijakannya yang ramah scalper, seperti layanan eksekusi order yang menjamin, dan kisaran spread yang terbilang rendah. FBS juga tidak memberikan persyaratan apapun bagi trader yang menerapkan scalping.

Hampir semua jenis akun trading di FBS difasilitasi oleh eksekusi order cepat menggunakan STP mulai dari 0.3 detik. Bahkan, akun ECN di broker ini menyediakan pengiriman order instan ke sistem ECN Currenex. Akun-akun trading di broker ini juga memiliki presisi 5 digit di belakang koma. Untuk spread, angka minimal yang berlaku di akun cent dan standard adalah 1 pips. Sementara untuk akun Unlimited (ECN) floating spread bahkan dimulai dari kisaran yang lebih rendah lagi, yakni 0.2 pips.

Karena perbedaan aspek pada tiap-tiap jenis akun FBS, trader sebaiknya memilih dengan lebih jeli tipe akun mana yang bisa memberikan kondisi trading terbaik untuk scalping, terutama dalam hal spread dan kecepatan eksekusi. Selain itu, keuntungan tambahan berupa rebate FBS bisa diraih dengan mendaftar akun melalui link ini.

 

3. XM

Broker XM memperbolehkan scalping tanpa syarat dan kondisi lanjutan. Hal ini mengisyaratkan tidak adanya ketentuan khusus bagi para scalper seperti limit jumlah order ataupun durasi minimum dalam membuka sebuah posisi trading.

Selain pembebasan dari syarat lanjutan, aktivitas scalper juga dipermudah dengan kondisi trading XM. Broker ini mengusung sistem floating spread dengan hitungan minimal serendah 1 pips. Disamping itu, pricing yang digunakan di XM berformat 5 digit, sehingga scalper bisa makin memaksimalkan usaha trading mereka untuk meraih keuntungan dari pergerakan harga yang paling kecil.

XM juga gencar mempromosikan diri sebagai broker yang meringankan trader dari gangguan requote. Masalah yang sering muncul pada saat-saat tertentu ini memang seringkali mengganggu kelancaran trader, terutama mereka yang suka bermain scalping. Tidak hanya kebijakan no requote, kelancaran eksekusi di XM juga turut dilengkapi dengan jaminan eksekusi instan kurang dari satu detik, berakurasi 99.35% di semua jenis akun.

Bagi trader yang ingin membuktikan kondisi trading XM, bisa melakukan pendaftaran via link ini, atau mengikuti panduan registradi di halaman cara daftar XM. Trader juga bisa memperoleh rate kompetitif untuk deposit dan withdrawal yang dilakukan melalui Sentraegold, serta promo first deposit dengan rate yang lebih menguntungkan lagi.

 

4. FirewoodFX

Meski masih berstatus sebagai pendatang baru, broker FirewoodFX telah mampu memberikan kondisi trading yang mampu bersaing dengan broker-broker kawakan lainnya. Tidak main-main, broker yang terdaftar di St. Vicent and the Grenadines ini mempermudah kliennya dengan memperbolehkan scalping, hedging, dan penggunaan EA. Khusus untuk kebijakan scalping, FirewoodFX tidak memberikan syarat khusus yang bisa memberatkan penggunaannya.

Broker ini membedakan pemberian nilai spread minimum di tiap tipe akunnya. Akun Standard yang bisa dibuka dengan deposit minimal 10 USD memiliki ketentuanfixed spread mulai dari 2 pips. Sementara itu, akun premium yang memiliki aturan deposit minimal lebih tinggi, yaitu sebesar 100 USD justru memiliki batas spread yang lebih kecil, yaitu mulai dari 1 pips.

Dari segi pricing, FirewoodFX hanya menyediakan format 4 digit yang berlaku di semua akunnya. Untuk bisa mendapatkan pengalaman langsung dari trading scalping di broker ini, ada baiknya jika trader mendaftar akun demo dulu untuk mencoba kualitas layanan dan kondisi trading yang ditawarkan.

 

5. FXOptimax

Kemudahan kondisi trading di broker FXOptimax memiliki detail yang hampir sama dengan broker sebelumnya.Berdiri sejak tahun 2009, FXOptimax mempersilahkan kliennya untuk menggunakan strategi scalping, hedging, ataupun menggunakan EA. Tidak ada persyaratan tambahan dari pemakaian teknik scalping di FXOptimax.

FXOptimax sudah mempermudah pilihan klien dengan memisahkan jenis akun berdasarkan format pricing secara jelas. Untuk scalper yang lebih suka menggunakan format 5 digit, tersedia pilihan akun pro dan precision. Akun pro memiliki kebijakan floating spread mulai dari 0.2 pips dengan aturan deposit terendah mencapai 100 USD. Di sisi lain, akun precision dilengkapi dengan kebijakan deposit minimum 10 USD, namun mempunyai batas spread terendahnya lebih tinggi, yaitu mulai dari 1.8 pips. Meski demikian, ukuran trading minimum untuk semua jenis akun di broker ini memiliki kisaran yang sama, yakni sebesar 0.01 lot.

Selain itu, FXOptimax juga menyamaratakan kebijakan eksekusi order di semua akun. Broker ini menggunakan model eksekusi market terbaik, dengan waktu pemrosesan order yang singkat dan bebas gangguan requote.

 

6. OctaFX

OctaFX menyediakan kondisi trading yang sangat mendukung para salper, sehingga tidak heran apabila broker ini kerap disebut sebagai broker terbaik untuk scalping, atau broker forex yang ramah scalper. OctaFX menjelaskan secara rinci keterbukaannya terhadap para scalper dan secara implisit menyatakan statusnya sebagai broker NDD. Dengan diperbolehkannya scalping tanpa ketentuan tambahan yang secara langsung atau tidak langsung dapat membatasi scalping, OctaFX bermaksud untuk membedakan dirinya dari broker Dealing Desk yang cenderung membatasi para scalper.

Spread OctaFX diterapkan dengan jenis floating dan memiliki kisaran minimal yang sama untuk semua tipe akun, yaitu mulai dari 0.2 pips. Keunggulan spread rendah ini juga dilengkapi dengan model eksekusi market yang diproses kurang dari 1 detik, serta format pricing 5 digit. Para trader bermodal minim juga tak perlu khawatir, karena OctaFX memungkinkan tradernya untuk deposit mulai dari 5 USD saja. Bahkan, Deposit minimal untuk akun ECN cTrader hanya sebesar 5 USD, sedangkan untuk ECN MT4 batas memiliki batas deposit terendah senilai 50 USD. Padahal, tipe ECN yang dianggap sebagai jenis akun terbaik untuk scalping umumnya memiliki batas deposit yang cukup tinggi hingga mencapai ratusan USD.

 

7. Tickmill

Broker forex yang dulunya berlabel Armada Markets ini juga sudah terkenal sebagai broker yang baik untuk scalping. Meski deposit terendah  di akun-akun Tickmill masih berada di kisaran yang cukup tinggi (100 USD untuk akun classic), namun broker ini berhasil menawarkan kondisi trading yang menarik dengan memperbolehkan hedging, scalping, trading berita, dan juga penggunaan EA.

Spread Tickmill berbeda untuk setiap jenis akunnya. Di akun classic, spread yang digunakan adalah variable spread mulai dari 1.2 pips, dengan spread tipikal untuk EUR/USD adalah sebesar 1.4 pips. Sementara untuk akun exchange yang mengusung sistem ECN memiliki spread mulai dari 0 pips, dan spread tipikal untuk EUR/USD senilai 0.2 pips. Meski demikian, akun exchange ini terbilang cukup 'mahal', karena baru bisa dibuka dengan deposit minimal sebesar 300 USD. Selain didukung oleh spread yang kondusif, broker ini juga memiliki kelebihan lain dari segi format pricing 5 digit, serta eksekusi market yang memiliki kecepatan rata-rata 0.3 detik.

 

8. Hirose UK

Salah satu broker yang telah teregulasi FCA, Hirose UK, juga memiliki kondisi trading yang nyaman untuk para scalper. Broker ini bahkan mengembangkan platform LION Trader, yang sangat cocok untuk penggunaan teknik scalping dan hedging. Hirose UK tidak menyediakan jenis akun trading yang variatif, karena hanya membedakan tipe akun berdasarkan platform. Akun MT4 memiliki rerata spread yang lebih tinggi, yaitu senilai 1.9 pips. Sedangkan akun LION trader dilengkapi dengan nominal spread minimum mulai dari 0.7 pips.

Broker ini mempunyai model eksekusi market di kedua akun yang ditawarkannya. Scalper yang ingin mendaftar di broker ini juga tak perlu khawatir tentang model pricing, karena kedua platform yang digunakan sama-sama menggunakan presisi 5 digit.

 

9. Yadix

Yadix adalah salah satu broker forex yang sering disebut-sebut sebagai penyedia kondisi trading terbaik untuk scalping. Tidak tanggung-tanggung, broker ini memiliki tipe akun khusus sendiri yaitu akun scalper, dengan spesifikasi yang telah diatur untuk mengoptimalkan trading scalping. Spread di akun ini dimulai pada kisaran 0.1 pips, dengan model eksekusi STP-ECN dan format pricing 5 digit. Walau begitu, trader yang berniat membuka akun scalper di broker ini tampaknya harus menyiapkan dana deposit yang cukup banyak, karena mempersyaratkan deposit minimal sebanyak 500 USD.

 

10. HotForex

Akun Currenex adalah jenis akun HotForex yang paling sering direkomendasikan untuk para scalper. Akun yang menggunakan sistem ECN ini memang memiliki syarat deposit minimal tinggi senilai 500 USD, namun juga mempunyai aspek pendukung scalping yang dinilai kondusif.

Floating spread di akun currenex HotForex dimulai pada angka 0.2 pips, dan format pricing 5 digit. Sedangkan eksekusi trading juga bisa cukup diandalkan karena menggunakan tipe market execution. Trading scalping di akun HotForex yang satu ini menawarkan keuntungan tambahan berupa akses di 3 jenis platform, yaitu MetaTrader, WebTrader, dan Mobile Trading. Ukuran lot minimum juga terpantau rendah, yaitu sebesar 0.01 lot.

 

Kesimpulan

Selain kesepuluh broker yang telah disebutkan di atas, masih banyak broker forex lain yang juga memperbolehkan scalping, dan memiliki kondisi trading yang mendukung para scalper. Dalam mencari broker forex terbaik untuk scalping, beberapa aspek yang paling penting untuk diperhatikan adalah spread, kecepatan eksekusi, dan faktor pendukung lain seperti format pricing. Rangkuman spesifikasi dari 10 broker di atas dapat disimak dengan lebih jelas pada tabel di bawah ini:

Broker forex untuk scalping

Dapat dilihat bahwa beberapa broker di atas hanya menawarkan kondisi trading yang sesuai untuk scalping di akun ECN. Meski banyak keuntungan yang bisa didapat dari akun jenis ini, namun trader juga perlu mempertimbangkan komisi yang biasanya dibebankan.

Daftar broker di atas bisa menjadi review yang dapat diperhatikan sebagai bahan referensi dalam mencari broker yang mendukung kondisi trading untuk scalping. Selain mengetahui aspek-aspek dasar yang telah disebutkan, ada baiknya bila trader juga memahami aturan broker lain, terutama bila ada yang berhubungan dengan kemudahan aktivitas scalping. Informasi tentang hal tersebut bisa didapatkan di bagian daftar spesifikasi trading, terms and conditions, atau dengan menanyakannya langsung ke layanan support broker.

 

Jika dilihat lagi, pricing 5 digit sering disebut-sebut dalam masing-masing penjelasan broker di atas, karena format pricing 5 digit lebih responsif terhadap perubahan terkecil harga. Selain kondisi trading untuk scalping, fitur lain yang tak kalah penting di broker forex adalah deposit withdrawal. Apabila Anda tertarik mendapatkan kemudahan deposit withdrawal bank lokal, bisa berkunjung ke Sentraegold untuk mendaftar layanannya.