Halo sobat trader dan investor di seluruh Indonesia! Apa kabar? Kali ini kami akan menampilkan artikel tentang beberapa kelebihan dan kekurangan reksadana saham. Tentunya, sobat sudah tidak sabar untuk mengetahuinya lebih lanjut.

Topik ini dapat menjadi "catatan khusus" bagi investor pemula maupun yang sudah berpengalaman dalam investasi reksadana saham. Pengetahuan tentang kelebihan dan kekurangan reksadana saham ini juga dapat dijadikan acuan untuk menentukan keputusan sobat. Yuk, kita simak ulasan berikut.

 

kelebihan dan kekurangan reksadana saham(Baca Juga: Perbedaan Antara Saham dan Reksadana)


Apa Saja Kelebihan Reksadana Saham?

Penulis asumsikan sobat sudah mengenal tentang jenis-jenis reksadana. Artikel ini membahas khusus untuk jenis reksadana saham. Mengapa reksadana saham cukup populer di kalangan investor? Jawabannya, karena produk investasi ini memiliki banyak kelebihan, empat di antaranya sebagai berikut.

1.Tingkat Return Paling Tinggi

Reksadana saham memiliki tingkat return tertinggi dibandingkan dengan jenis reksadana lainnya. Mengapa demikian? Karena manajer investasi reksadana umumnya menempatkan dana investor hampir 100% pada saham pilihannya. Sebagaimana yang kita ketahui bersama, pergerakan harga saham terjadi setiap hari. Bahkan naik-turun nilai saham dapat dipantau setiap detik sesuai dengan jadwal bursa.

Waktu inilah yang dijadikan peluang untuk melakukan pembelian maupun penjualan saham. Manajer investasi yang sudah berpengalaman dapat memperkirakan kapan waktu jual maupun beli untuk menarik keuntungan sebesar-besarnya. Sementara itu, saham-saham yang telah dipilih oleh manajer investasi dapat dicek melalui Fund Fact Sheet yang disertakan saat sebelum sobat melakukan pembelian unit reksadana.

 

2. Cocok Untuk Investasi Jangka Panjang

Jika sobat memiliki target meraup keuntungan dalam jangka panjang, maka reksadana saham adalah jenis produk investasi yang sesuai. Sebab, return yang sobat peroleh saat investasi reksadana saham baru dapat dirasakan dalam jangka waktu 5 tahun ke depan. Nilai keuntungan tentunya disesuaikan dengan harga saham yang sesuai dengan portofolio reksadana. Penulis memberikan contoh investor yang sesuai menggunakan reksadana saham. Misalnya, sobat adalah seorang pelajar atau mahasiswa. Sobat memiliki rencana untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Nah, reksadana saham inilah jenis produk invetasi yang sesuai untuk sobat karena keuntungan dapat dilihat dalam beberapa tahun ke depan.

 

3. Memiliki Banyak Saham Meski Modal Terbatas

Saat berinvestasi reksadana saham, modal disebar ke beberapa jenis saham sekaligus. Bahkan, tidak hanya pada saham emiten dalam satu sektor yang sama, melainkan berbagai macam bidang usaha. Karena itu, dalam reksadana, risiko fluktuasi harga saham lebih dapat terdiversifikasi jika dibandingkan saat sobat hanya memiliki saham dari sektor yang sama.
Selain itu, di reksadana, modal yang dikelola adalah kumpulan dari beberapa investor sekaligus, sehingga diversifikasi risiko dapat dilakukan secara optimal.

 

4. Tidak Perlu Belajar Analisa Teknikal Saham

Sobat sebagai investor tidak perlu belajar tentang analisis saham secara detail. Karena dalam reksadana saham, semua dana dari investor dikelola oleh manajer investasi yang sudah berpengalaman di bidang ini. Mereka yang akan menganalisis pergerakan harga saham, waktu jual-beli saham, hingga menarik keuntungan. Sedangkan, sobat tinggal duduk manis sambil tetap rutin melakukan investasi dana.

 


Apa Saja Kekurangan Reksadana Saham?

Ada kelebihan, tentunya juga memiliki kekurangan. Begitu juga dengan reksadana saham. Kekurangan reksadana saham perlu diperhatikan oleh investor sebagai bahan pertimbangan keputusan selanjutnya. Berikut adalah empat kekurangan yang dimiliki oleh reksadana saham.

1. Harga Saham Fluktuatif

Seperti diketahui bahwa harga saham memang bersifat fluktuatif atau tidak stabil. Selalu ada pergerakan harga dari waktu ke waktu. Penurunan nilai saham yang menjadi portofolio reksadana dapat mengakibatkan return negatif. Begitu juga sebaliknya, jika nilai saham mengalami kenaikan, return reksadana menjadi positif. Oleh karena itu, butuh pertimbangan yang benar-benar matang dalam memilih reksadana saham. Memang pengelolaan dana diserahkan sepenuhnya kepada manajer investasi, namun sobat perlu memahami tentang prospektus dan Fund Fact Sheet yang disertakan.

 

2. Tidak Sesuai Bagi Investor Yang Memiliki Profil Risiko Rendah

Ini dikarenakan reksadana saham memiliki tingkat risiko tinggi dibandingkan dengan nilai return yang dimiliki. Investor dengan profil risiko rendah umumnya lebih memilih reksadana pasar yang karena lebih stabil. Namun, perlu "digarisbawahi" bahwa semua jenis produk investasi memiliki risiko. Hanya saja, besar-kecil risiko dari setiap produk berbeda-beda.

 

3. Bukan Pilihan Yang Tepat Bagi Yang Ingin Investasi Jangka Pendek

Nilai return dari reksadana saham dapat dirasakan oleh investor setelah kurun waktu 5 tahun. Memang pergerakan harga saham terjadi setiap saat, namun perubahan signifikan baru dapat dirasakan setelah beberapa tahun mendatang. Harga dapat melonjak naik, namun juga bisa jadi turun drastis sesuai dengan kondisi ekonomi dan politik.

 

4. Risiko Anjloknya Sebuah Saham Perusahaan Menjadi Portofolio Reksadana

Kinerja sebuah emiten memberikan pengaruh besar terhadap harga saham. Jika perusahaan maju, maka harga saham berpeluang naik. Begitu juga sebaliknya, jika perusahaan itu mengalami kemunduran, maka nilai jual sahamnya juga berkurang. Selanjutnya, penulis mencontohkan saham perusahaan yang menjadi portofolio reksadana turun, maka nilai return akan negatif bagi reksadana yang bersangkutan. Kinerja sebuah perusahaan sangat menentukan harga sebuah saham. Jika perusahaan tersebut maju, harga sahamnya naik. Namun jika perusahaan tersebut mengalami kemunduran atau kebangkrutan otomatis sahamnya tidak memiliki nilai lagi. Seandainya, saham perusahaan yang menjadi portofolio reksadana anjlok, maka akan memberikan return negatif bagi reksadana saham yang bersangkutan.

 

Itulah kelebihan dan kekurangan reksadana saham yang dapat menjadi pertimbangan sobat ketika memilih investasi. Tidak ada salahnya juga sobat menambah wawasan tentang cara investasi reksadana online. Semoga dapat menjadi masukan, kurang lebihnya penulis mohon maaf. Salam profit!